Masih ada beberapa peralatan jahit lagi nih yg harus kita koleksi 😂
1. Marking tools n fabric marker: rader, kapur jahit, pensil kapur, dll
2. Sepatu/kaki mesin jahit
3. Kertas putih/cokelat/koran/dll: untuk membuat pola
4. Kertas karbon: untuk jiplak pola pada Kain
5. Penggaris jahit
6. Skala jahit
Nah...
Kurang lebih sepertinya itu saja peralatan yang harus available. Tidak usah
bingung pas belanja ya. Tinggal kasih list nya saja ke toko peralatan
jahit. Mereka pasti paham maksud kita.
Seru deh belanja
peralatan jahit. Warna-warni dan lucu2. Bikin laper mata. Hehe 🤓
Senin, 28 Agustus 2017
Peralatan Jahit (Sewing Tools) III
Label:
belajar menjahit,
Jahit,
kursus jahit,
sew
Peralatan Jahit (Sewing Tools) II
Peralatan jahit apa saja yang wajib
kita miliki selain gunting? Yuk kita kulik satu-satu... Kita bagi jadi dua chapter ya, soalnya lumayan banyak juga...
Peralatan Jahit Chapter I
Peralatan jahit yang wajib kita miliki:
1. Penggaris
2. Pensil
3. Penghapus
4. Tempat/tusukan jarum
5. Meteran
6. Skala
7. Pendedel
8. Sepul/bobbin: Ada yang transparan dan terbuat dari plastik, ada juga yang tidak transparan karena terbuat dari besi. Personally, ak lebih suka yang plastik karena tidak berkarat dan kelihatan lebih cute. 😂 Beli beberapa ya, jangan cuma punya satu bobbin. Kenapa? karena kita akan menjahit kain dengan berbagai warna. Otomatis, warna benangnya juga akan menyesuaikan.
9. Sekoci
10. Benang
11. Jarum pentul: beli yang bagus ya (aku recommend jarum pentul jepang karena tajam sehingga permukaan tidak rusak)
12. Jarum jahit
13. Jarum mesin
13. Mata nenek: untuk memasukkan benang ke dalam jarum. Penting banget nih buat kita-kita yang matanya agak siwer 🤓
Msh ada lanjutannya ni... banyak ya? hihi tenang ajaa... #peralatanjahit tidak mahal kok. Meskipun printilannya banyak, harganya terjangkau banget... Buat yang bingung mau beli peralatan jahit dimana, bisa nitip aku yaaa.
Lagi2 mengambil gambar dari #pinterest, soalnya tidak sempat bongkar2 peti harta karun perjahitan dan motret satu2. 😂
For more info bisa cek instagram @belajarjahitbaju
Peralatan Jahit Chapter I
Peralatan jahit yang wajib kita miliki:
1. Penggaris
2. Pensil
3. Penghapus
4. Tempat/tusukan jarum
5. Meteran
6. Skala
7. Pendedel
8. Sepul/bobbin: Ada yang transparan dan terbuat dari plastik, ada juga yang tidak transparan karena terbuat dari besi. Personally, ak lebih suka yang plastik karena tidak berkarat dan kelihatan lebih cute. 😂 Beli beberapa ya, jangan cuma punya satu bobbin. Kenapa? karena kita akan menjahit kain dengan berbagai warna. Otomatis, warna benangnya juga akan menyesuaikan.
9. Sekoci
10. Benang
11. Jarum pentul: beli yang bagus ya (aku recommend jarum pentul jepang karena tajam sehingga permukaan tidak rusak)
12. Jarum jahit
13. Jarum mesin
13. Mata nenek: untuk memasukkan benang ke dalam jarum. Penting banget nih buat kita-kita yang matanya agak siwer 🤓
Msh ada lanjutannya ni... banyak ya? hihi tenang ajaa... #peralatanjahit tidak mahal kok. Meskipun printilannya banyak, harganya terjangkau banget... Buat yang bingung mau beli peralatan jahit dimana, bisa nitip aku yaaa.
Lagi2 mengambil gambar dari #pinterest, soalnya tidak sempat bongkar2 peti harta karun perjahitan dan motret satu2. 😂
For more info bisa cek instagram @belajarjahitbaju
Gunting Jahit/Gunting Kain
| Gunting kain, gunting kertas, dan cekris |
| gunting kain yg terbuat dari besi |
Gunting digunakan untuk memotong, baik untuk memotong kain ataupun kertas. Gunting ini penting banget karena bakal kita pake terus selama menyelesaikan proyek jahit-menjahit. Agar gunting awet dan tidak cepat tumpul, akan lebih baik jika kita punya gunting sesuai dengan fungsinya masing-masing. Misal: gunting kain digunakan khusus untuk memotong kain, jangan dipake untuk selain kain. Fyi, gunting kain harus tajam ya supaya saat memotong kain smooth/tidak tersendat-sendat dan hasilnya rapi.
Aku punya 3 gunting:
1. Gunting untuk memotong kain
2. Gunting untuk memotong kertas/pola
3. Gunting untuk finishing/potong benang, ukurannya pilih yang kecil aja
Tips beli gunting:
1. Yg nyaman pas kita pake, tidak terlalu berat dan tidak terlalu besar
2. Mahal belum tentu nyaman dipakai
Pengalaman
kemarin pas pertama kali beli gunting, aku maunya langsung yg paling
bagus n paling mahal. Eh, ternyata yang paling mahal malah yang paling berat (karena
terbuat dari besi). Trus cepat berkarat karena aku ga rawat dengan baik. 😷 Pas
pembelian kedua, aku maunya yang paling besar, dan ternyata ga cucok
doong dengan tangan aku yang kecil hiks. 😢
Jadi, kalo beli gunting yang penting nyaman dipakai ya, ga harus mahal....
😊
Di bawah ini beberapa contoh gunting jahit/gunting kain yang bisa kamu beli:
![]() |
| Last but not least. Kamu harus punya gunting kertas untuk memotong pola. |
Sebagian foto di atas aku ambil dari google.
Pembahasan perlengkapan jahit lebih lengkap klik link di bawah ya
Perlengkapan Jahit Dasar
atau cek instagram @belajarjahitbaju
semoga bermanfaat... =D
Minggu, 27 Agustus 2017
Peralatan Jahit (Sewing Tools) I
Informasi pertama yang bakal aku bahas mending tentang hal yang lucu-lucu dan ga pusing dulu ya. Kita bahas tentang alat jahit aja. Menurut pengalamanku, kalo pertama kali belajar sudah langsung belajar pola, otak biasanya defensive gitu bayangin itung2an yg bikin mabok. 😆
So, apa itu #alatjahit? Alat jahit adalah printilan2 n alat2 yang kita butuhkan untuk menjahit (oke, pengertian ini random banget, aku ngarang aja loh ini 😂). Tanpa alat jahit, it's impossible for us to sew. Jadi, alat jahit penting banggget buat kitakoleksi punya.
Alat jahit ga pricey alias murah. Bentuknya juga lucu2 dan warna-warni. Kalo kita pergi ke toko peralatan jahit, dijamin bakal laper mata. 😆😎
Gambar di bawah adalah beberapa contoh #alatjahit yang wajib kita punya. Di post selanjutnya, aku akan bahas tentang salah satu alat jahit yang dahsyat banget kegunaannya... So stay tune y.... 😘
This pic's taken from katesew
instagram
So, apa itu #alatjahit? Alat jahit adalah printilan2 n alat2 yang kita butuhkan untuk menjahit (oke, pengertian ini random banget, aku ngarang aja loh ini 😂). Tanpa alat jahit, it's impossible for us to sew. Jadi, alat jahit penting banggget buat kita
Alat jahit ga pricey alias murah. Bentuknya juga lucu2 dan warna-warni. Kalo kita pergi ke toko peralatan jahit, dijamin bakal laper mata. 😆😎
Gambar di bawah adalah beberapa contoh #alatjahit yang wajib kita punya. Di post selanjutnya, aku akan bahas tentang salah satu alat jahit yang dahsyat banget kegunaannya... So stay tune y.... 😘
This pic's taken from katesew
Kamis, 24 Agustus 2017
Kenapa Belajar Menjahit?
Buat orang yang ga bisa diem kaya aku, ngerti sedikit tentang crafting tuh membantu banget untuk menambah kerjaan yang bisa kukerjain kalau kurang kerjaan (nah loh bacanya pusing ga... =p). Sebenarnya, aku belum paham banyak tentang jahit menjahit. Tapiii... aku bertekad banget niii untuk improve skill-ku meskipun dengan project yang simple2 dulu.
Kenapa belajar jahit? Personally, I want to make my own clothes. Kadang kan kita liat baju2 di internet cakep2, sayangnya baju2 itu ga dijual di mall2 atau online shop di sekitar kita. Atau baju2 tadi harganya mahal n kayaknya ga worth gitu kalo dijual dengan harga jutaan rupiah.
Selain alasan di atas, aku punya habit make kaos yang longgar dan adem (secara kan Indonesia panas dan lembab). Jadi, aku hobi banget tuh hunting kaos2 longgar/loose di internet atau di mall. Meskipun uda berkali-kali beli, bahannya belum ada yg adem karena kebanyakan terbuat dari spandex. Kalo aku uda bisa jahit, aku pengen jahit kaos sendiri sesuai dengan yang aku pengen. Simple kan alasannya? =D
So, yuk mulai belajar menjahit...
Di post-post selanjutnya aku akan membagi informasi tentang jahit-menjahit yaaa....
Kamis, 27 Juli 2017
Rabu, 19 Juli 2017
Prosedur Pengajuan Cuti di Luar Tanggungan Negara
Awal tahun sampai dengan bulan Juni kemarin, bagianku lagi sibuk2nya mengurusi Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Madya. Alhamdulillah semua sudah selesai... yay... Sekarang lagi lowong2nya nih kerjaan... Makanya ada banyak waktu buat iseng.
Kebetulan banget, kemarin2 ada temen yang nanya tentang Prosedur Pengajuan Cuti di Luar Tanggungan Negara. Sebenernya, aku kurang paham tentang prosedur pengajuan CLTN. Tapi demi temen yang nanya, akhirnya aku cari aturannya n nanya2 prosedur CLTN ke Pak Taryo. Setelah terkumpul informasi, kok ya muncul hasrat untuk mendokumentasikan prosedur pengajuan CLTN pake canva. Itung2 sekalian latihan membuat infografis. So, taraaa... inilah hasilnya... not bad kan ya?
Semoga bermanfaat <3
Label:
HR,
HRD,
HRM,
Human Resource Management
Jumat, 24 Maret 2017
Konsultasi ke Mahkota Medical Centre Malaka
Alhamdulillah Alloh memberikan kami kesempatan untuk pergi ke Malaka, Malaysia. Luar biasa jalan yang digariskan oleh Alloh. Hehe... Sampai sekarang masih ga nyangka... =D
Rencana awalnya, aku pengen berkonsultasi sama semua dokter yang ngehits di kalangan ibu2 TTC yang ada di Malaysia, mulai dari dr Devindran, dr Ng Peng Wah, dan dr Selva. Sebelum berangkat ke Malaysia, aku uda kepoin info tentang beliau2 tersebut, baik dari rumah sakit, lokasi, gaya konsultasi, dll. Aku juga uda hubungi rumah sakit dan sounding2 kalo mau ke sana. Ternyata tiap dokter punya kebijakannya masing-masing. Dr Devindran dan dr Ng tidak menentukan waktu tertentu untuk konsultasi pertama. Kita bisa datang kapan aja untuk konsultasi, tidak harus hari ke 2 haid. Dr Selva lain lagi. Beliau kayaknya menginginkan keseriusan/kesiapan sehingga mensyaratkan hari ke 2 haid jika akan berkonsultasi.
Setelah itung2 masa haid dan waktu kosong Papa Ti (beliau yang ajak kami ke Malaysia rame-rame sama keluarga beliau). Akhirnya, diputuskan tanggal 24 Februari kami ke sana. Aku pun menghubungi pihak perwakilan Mahkota Medical Jakarta Barat untuk menentukan jadwal konsultasi. Setelah cek dan ricek, ternyata di tanggal tersebut dr Selva pas lagi ada acara. Oh Noooooooooo. Aku kekeuh pengen tetep sama beliau n mengajukan hari sabtu aja gapapa asal sama dr Selva. Pihak sananya menolak. Si mas operator (dari perwakilan MMC Jakarta Barat) menasehati bahwa pasien baru mendingan jangan hari Sabtu karena Sabtu itu hari pendek. Aku pun menurut dan memutuskan untuk puter haluan ke dr Ahmad Saifuddin. Alhamdulillah dokternya available tanggal 24.
Tibalah saat yang ditunggu-tunggu, tanggal 23 kami berangkat dari Jakarta. Sesuai prediksi, alhamdulillah aku haid pada hari itu juga. Jadi tanggal 24 nya, pas hari ke 2 aku haid horeee. Sesuai dengan petunjuk mas operator (dari perwakilan MMC Jakarta Barat), aku dijadwalkan jam 8.30 datang ke lantai 2/3 (aku lupa) dan melakukan registrasi ulang. Setelah registrasi, kami ke ruangan dr Ahmad, bertemu suster beliau, dan bilang kalo kami pasien baru. Kami pasien no 3 (kalo ga salah ingat).
Tidak lama kemudian dr Ahmad datang. Semenit dua menit tiga menit dan waktu pun berlalu, tiba-tiba namaku dipanggil. Sebelum masuk uda nyusun apa yang mau diomongin, nyari2 bahasa inggrisnya, dll, tap pas uda ketemu si dokter, otak langsung buyar. hahaha. Wes lah pasrah. =p Kami disambut dengan senyuman, disalamin, dipersilakan duduk, dan ditanya-tanya. Well, surprisingly suasananya santai dan kami lancar-lancar aja ngobrol dengan bahasa campur aduk hahaha. Sesuai SOP, akupun di USG TV. Dokter mengobservasiku dan menjelaskan apa yang dilihatnya. Selanjutnya, aku diminta untuk tes hormon dan suami tes sperma. Nanti kami akan ketemu dr Ahmad lagi setelah hasil labnya keluar. Kami pun langsung menuju lab dan hasilnya keluar 2 jam kemudian.
Yap, kami bertemu dengan dr Ahmad lagi sesuai jadwal (hehe, jangan bosen ya dok). Di pertemuan yang ke 2 ini, beliau menjelaskan dengan lebih detail ttg hasil observasi beliau dan tindak lanjut program sesuai dengan hasil lab kami. Kami pun manggut-manggut tanda paham, bukan tanda ngantuk yaa... Acara konsultasi berlangsung dengan suksesnya dan kami pun pulang dengan raut muka puas =p.
So, kesimpulannya tetep, kami harus IVF. Kenapa? karena kami sudah menikah lebih dari 4 tahun tapi belum hamidun juga.
Biaya total : sekitar sejutaan (ini uda termasuk pendaftaran, tes hormon, tes sperma, dan konsultasi dokter) ====> lebih murah dibandingkan di Jakarta.
Kesan: Rumah sakitnya Oke, lingkungan tenang, dokternya oke dan lebih detail, harga perkiraan IVF sama dengan Klinik Ferina, overall bagus. Recommended jugaaa =D
Kekurangan: harus nyewa penginapan
Karena kami sudah klik dengan dr Ahmad, kami pun batal ke Penang untuk konsultasi dengan dr Ng dan dr Devindran.
Baca postinganku tentang proses bayi tabung di MMC ya =D
Baca postinganku tentang proses bayi tabung di MMC ya =D
| MMC Melacca |
| lingkungan sekitar |
| ada sevel, tapi ga segede sevel2 yang ada di Indo |
| MMC lagi |
| burung gagak di mana2 |
| eh Mama Ti muncul |
| apartemen Mahkota, ada dapurnya |
| tempat tidurnya |
| view dr kamar |
| Melacca river |
| Sungai Melaka |
Kamis, 23 Maret 2017
Konsultasi ke Klinik Ferina Surabaya
Pagi ini benar-benar indah dan menyenangkan. Setelah senam pagi dan makan bakso, iseng-iseng buka blog daaan.... wah... ternyata sudah lama banget aku ga ngeblog. Waktu liat-liat komen di blog, beberapa visitor masih menanyakan tentang program TTC, terutama tentang biayanya. Hm... hm.... sebenarnya beberapa minggu yang lalu, aku shopping dokter lagi. Kali ini memang diniatkan mencari yang klik karena pengen segera program. Kebetulan suami ada undangan nikah di Jombang, jadi sekalian lah kami berkunjung ke Ferina.
Sebelum ke Ferina, aku sempetin buat nelpon dan tanya2 tentang jadwal dokter, perkiraan biaya, kapan sebaiknya kesana, dll. Ini penting banget loh biar ga kecele pas kesana. Pelayanan telepon dan informasi ferina sangat memuaskan, mereka ramah, sabar, dan informatif. Good job manajemen Ferina!! =D
Karena tujuan utama ke Surabaya adalah untuk kondangan, maka aku ke sana nya ga bisa pas hari ke 2 haid. Padahal pas hari ke 2 haid tuh saat terbaik untuk observasi rahim kalau mau bayi tabung. Syedih karena impactnya aku ga bisa apple to apple bandingin rekomendasi dr. Aucky dan dr. Ahmad Saifuddin bin Ahmad Yahya (dokter Mahkota Medical Center Malaka).
Untuk periksa ke Ferina, kita harus datang jam 3 sore untuk ambil nomer antrian. Setelah itu, kita akan dijelaskan oleh suster kapan harus stand by di rumah sakit. Waktu itu aku dikasih jadwal sekitar abis maghrib (kalo ga salah ingat). Jadi, setelah ambil nomer dan registrasi untuk pasien baru, kita akan dijelaskan kapan harus ada di rumah sakit, direkomendasikan penginapan/kosan yang oke, dan diperbolehkan untuk jalan-jalan dulu di Surabaya sembari menunggu giliran.
Menjelang maghrib, kita sudah duduk manis di rumah sakit sambil menunggu nomer kita dipanggil. setelah nunggu kira2 setengah jam, nomor kita muncul di monitor dan nama kita dipanggil. Akhirnya bertemulah kami dengan dr Aucky yang termasyur itu. hehe... Dokternya ramah dan informatif. Dokter aucky bilang, karena kami ga langsung mau program, maka cek2 segala macamnya nanti aja H+2 mens pas mau program, biar ga buang-buang uang.
Well... overall klinik Ferina adalah klinik IVF terbaik yang pernah kami kunjungi di Indonesia. Susternya ramah, lingkungannya enak, gedungnya bersih dan baru, pelayanannya bagus, dan dokternya oke. Langsung deh aku jatuh hati sama Ferina. Recommended. =D
Biaya : sekitar 200.000
Tlp Ferina : (031) 5057557
Kelanjutan promilku bisa klik di sini
penampakan Ferina klik link di bawah
Video Ferina
Foto Ferina
Kelanjutan promilku bisa klik di sini
penampakan Ferina klik link di bawah
Video Ferina
Foto Ferina
Label:
Bayi Tabung,
IVF,
Program hamil,
TTC
Langganan:
Postingan (Atom)






